Contoh Sinopsis Buku dan Novel yang Baik dan Benar
Ilustrasi wanita menuliskan sinopsis pada karyanya. Foto: freepik.com
Ketika akan membeli buku maupun novel, salah satu hal yang pertama kita lihat adalah sinopsis. Lewat sinopsi, kita sebagai para pembaca dapat mengetahui isi dari karya tersebut dalam rangkuman yang singkat. Tak jarang karena sinopsis membuat kita tertarik untuk membeli buku tersebut. Itulah pentingnya penulisan sinopsis haruslah dipahami oleh seorang penulis. Kamu bisa menggunakan contoh sinopsis buku dan novel berikut sebagai refensi dalam membuat suatu karya sastra.Contoh Sinopsi Buku dan Novel
Saat melihat sinopsis pada buku akan terasa sangat mudah untuk membuatnya. Agar bisa membuat sinopsis dengan mudah, maka kamu perlu memahami tentang sinopsis dengan mendalam yang bisa dimulai dengan apa yang dimaksud dengan sinopsis.
Dikutip dari buku Terampil menulis Sinopsis dan Resensi Karya Sastra karya Irzal Amin (2021: 64), sinopsis merupakan ringkasan atau rangkuman suatu karya yang panjang sehingga yang di dalamnya berisi tentang keseluruhan karya sastra tersebut. Sinopsis di sini harus ditulis dengan lengkap. Artinya menulis sinopsis adalah menceritakan kembali karya sastra tersebut dalam bentuk ringkasan.
Sementara untuk melengkapi sebuah karya sastra yang akan diterbitkan juga perlu ditulis sinopsisnya. Penempatan sinopsis bisa dilihat pada halaman belakang karya sastra yang menjadi pedoman untuk mengetahui karya sastra tersebut apakah layak dibaca atau tidak.
Sebagai hal yang penting dalam sebuah buku, sinopsis juga memiliki banyak fungsi di dalamnya, diantaranya:
Menceritakan gambaran singkat pada isi buku atau novel.
Membuat gambaran jelas secara singkat tentang alur cerita dari sebuah buku dan novel.
Membuat orang tertarik untuk menggali lebih dalam isi dari buku atau novel.Ilustrasi wanita membeli buku dengan membaca sinopsis. Foto: freepik.com
Untuk menuliskan sinopsis dalam sebuah karya sastra, kamu bisa menggunakan contoh berikut.
Contoh Sinopsis Laskar Pelangi
Cerita berawal di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitong Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel apabila tidak ada siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, si kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah tersebut.
Mulai dari sanalah berawal cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan(Kepala Sekolah), perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka yaituBu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, dari kejadian tersebut ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya sampai ke sekolah!
Mereka, Laskar Pelangi nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi – pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan kelakuan mereka. Contohnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval tanggal 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah serta terkenal, kemudian memenangkan lomba cerdas cermat.
Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama kawan-kawan. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat menyedihkan serta mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali pada kampong halaman. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota 10 Laskar Pelangi ini!
Contoh Sinopsis Buku Quite
Susan Cain telah melakukan penelitian tentang kekuatan para introvert. Ia melakukan berbagai pendekatan untuk melihat apa yang terpendam dalam diri individu-individu yang mencharge dirinya dengan bersendirian. Buku ini dimulai dengan sejarah tentang kesunyian lalu jauh dalam menyelam pada penelitian-penelitian tentang cara kerja otak orang-orang introvert.
Susan mengunjungi berbagai komunitas untuk melihat bagaimana para introvert bertahan dalam satu kondisi tertentu. Ia mewawancarai tidak hanya para pendiam namun juga peneliti syaraf. Semua penemuannya Ia tulis dengan runut dalam buku ini untuk membuka mata dunia bahwa ada kepala yang tidak bisa berhenti berpikir saat mulut tak mengucap sepatah kata pun.
Nah, sekarang sudah punya gambaran tentang menilis sinopsis pada karyamu bukan? Selamat mencoba!
Komentar
Posting Komentar